Air Mata

September, 2010, bulan Airmata. Airmata tumpah di antara hati nan rapuh. Dibalik bangunan cinta nan tersembunyi. Gelap dan temaram.
Airmata aliran suci hati jujur, paparan luka batin, duka jiwa. Juga Airmata suara hati suka bersama, gembira bersama.
Sebersih hati suka, walau semu semata.

Airmata itu meluncur di antara kegaduhan nyanyian. Diantara kesombongan.
Airmata itu luruh. Terus tak henti. Airmata itu tak punya arti, tak malam itu, tak jua nanti.

Airmata itu kering bersama waktu, di debu-debu Jakarta.
Airmata berganti warna merah. Kemurkaan, dari suatu hinaan.

@Umi Lasminah, sept,okt, nov 2010

About puisiumipoet

Saya perempuan Indonesia, lahir dan dibesarkan di tanah Jakarta. Betapapun kehidupan dunia dipenuhi penderitaan dan bencana selalu ada yang manis dan baik dari sana. Though the world full of tears and pain, still there are much hope and sweetness, there's a flower among the garbages. umi

Posted on November 8, 2010, in TheS. Bookmark the permalink. Leave a comment.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: