Posted on October 30, 2009 by puisiumipoet
Kita berdua berjalan ke arah berbeda. Berkendara tak sama. Namun hati kita ingin berbalik arah memutar dan berhenti di tempat bertemu dulu. Akan tetapi sulit rasanya kita melakukan itu. Aku tak kuasa menahan lajumu, tak kuasa menarikmu, dan aku begitu menikmati perjalananku. Mungkin suatu saat kita akan bertemu di tempat dimana kita tak pernah membayangkannya. [...]
Filed under: Prosa Rasa | Tagged: perjalanan | Leave a Comment »
Posted on September 20, 2009 by puisiumipoet
Di suatu perayaan tahunan keluarga, saat kemenangan tiba, di antara kerumunan orang-orang bergembira, aku menarikmu menjauh. Kita berdua menyendiri di bawah pohon. Ada meja kecil jamuan di situ. Kita bercengkrama berdua sambil minum sirup manis dingin, dan kue-kue. Kau terlihat rileks dan suara tawamu bergema panjang. Mengaliri udara di antara rerimbunan pohon dan bunga dihalaman [...]
Filed under: Inspirations, Prosa Rasa | Tagged: lebaran 2009 | Leave a Comment »
Posted on September 9, 2009 by puisiumipoet
Kutemui dirimu di jalan lalu, nun jauh di antara tahun-tahun kesusahan negeri.
Kita bersahabat, menjalin sayang secara sederhana. Kemudian kita berpisah dan menjadi orang-orang dewasa. Segala kesederhanaan dan kelucuan anak-anak sebagian pergi dari kita.
Kini kutemui dirimu di antara belantara manusia tanpa daging tanpa darah. Manusia-manusia yang lahir bersama keiginan kemanusiaan, menjalin hubungan-hubungan. Hubungan lewat kata-kata, bahasa [...]
Filed under: Prosa Rasa | Tagged: kutemui | Leave a Comment »
Posted on August 27, 2009 by puisiumipoet
prosa lima huruf
lima huruf cinta itu berat tetapi ringan sekali. anak-anak menyanyikannya. remaja menyanyikannya, orang dewasa menyanyikannya. orang tua menyanyikannya. lagu-lagu penuh kata cinta laris dibeli, novel-novel cinta sama larisnya, film-film cinta apalagi.
cinta bisa dinyatakan sebagai suatu yang penuh atau ‘full’ seperti kata Alm Mbah Surip, Cinta bisa dinyatakan kosong seperti kata Joan Baez dalam [...]
Filed under: Prosa Rasa | Tagged: huruf, lima | Leave a Comment »
Posted on August 18, 2009 by puisiumipoet
Pada suatu hari di bulan Agustus. Aku pergi ke suatu tempat yang belum pernah aku datangi. Rumah tinggal anaknya seorang kawan. Jauh untuk ukuran perjalananku sehari-hari. Di Jakarta, tapi terletak di pinggiran Jakarta. Dorongan keinginan tahu dan harapan baru membuatku teguh ingin menemui, entah mengapa. Kawanku bilang kesempatan hanya datang sekali, maka dengan segenap harap [...]
Filed under: Prosa Rasa | Tagged: tempatmu | Leave a Comment »