Langit Biru

Langit biru cerah
Pagi baru tiba
Aku terjaga suka
Kau sudah di beranda
Rapikan pot bunga
Cabut rumput tanaman liar

Teringat semalam hatiku bergetar
Kita bersatu dalam nikmat cinta
Gairah suka gembira
Kuharus tetap terjaga
Agar slalu nyata

Langit biru
Seperti tunggu

Kekasih Rahasia

Aku dimiliki kekasih rahasia
Namanya  rahasia
Aku tak disapa
Tak dibalas bila kusapa
Tak apa
Aku tahu aku ada bersamanya
Sembunyi direlung jiwanya
Tak tampak, kecuali oleh hatinya

Aku dimilikinya
Tanpa dia tahu aku tahu
Tanpa kata tanpa bicara
Aku tahu dia rindu
Tak apa kita jauh
Ada saatnya kita berlabuh
Bicara tanpa ragu
Saat dia tahu aku tahu
@Umi Lasminah 16Des2014 A

Puisi Kocak

Susah nulis puisi kocak
Soalnya kamu ga lucu
Sedang aku dilanda sendu

Jadi aku tulis saja ini

Kemarin sewaktu berdiri di halte
Kulihat laki-laki ganteng
Kemeja biru muda digulung laksana pekerja
Ia berdiri di sampingku
Setelah turun dari bis
Aku curi pandang
Bersih cakep

Lalu kulihat dia tersenyum ke arahku
Menuju padaku
Lho lho lho kok lewati aku
Duh ternyata ada perempuan di belakangku

Wakakakaa
Senyum-senyum kecut
@UmiLasminah 13Des,2014

Rintik Hujan

Musik hari ini titik titik hujan
Melodi ketukan di atap kamar meratap
Ritme nada beku tak tentu
Sore nan mendung
Hampir bawa hati semakin.murung

Musik sore ini
Kedunguan nan sendu
Kebodohan aku
Terjajah kata-kata
Lupa rasa langkah kuberi
Pada kertas pada buku

Lalu aku memburu biru
Pinta jawabmu
Tentu saja kau bisu
Kata-kata itu hampa
Tanpa aku ada
Tanpa kau bicara

Musik rintik hujan hari ini
Menjelma pertanda
Waktunya aku pergi
Saat kita berhenti, pasti

6Des,2014
LGW

Rintik Hujan

Musik hari ini titik titik hujan
Melodi ketukan di atap kamar meratap
Ritme nada beku tak tentu
Sore nan mendung
Hampir bawa hati semakin.murung

Musik sore ini
Kedunguan nan sendu
Kebodohan aku
Terjajah kata-kata
Lupa rasa langkah kuberi
Pada kertas pada buku

Lalu aku memburu biru
Pinta jawabmu
Tentu saja kau bisu
Kata-kata itu hampa
Tanpa aku ada
Tanpa kau bicara

Musik rintik hujan hari ini
Menjelma pertanda
Waktunya aku pergi
Saat kita berhenti, pasti

6Des,2014
LGW

No Drug to Kill You

no drugs to kill you
Kondisi jiwa suksma manusia tak tampak, tapi pengaruhnya terhadap manusia sungguh hampir tak bisa dikontrol. Beruntung mayoritas manusia dapat menjaganya dari hal negatif yang menguasainya. Kekuatan negatif yang ada di dalam diri manusia yang terbentuk saat terjadi peristiwa yang menyerang jiwa menyerang batin sehingga menyakitkan melukai jiwa dan hati manusia. Suksma tertinggi ini mempunyai pengaruh terhadap kehidupan manusia.
Aku baru saja mengerti mengapa manusia bunuh diri atau memakai narkoba untuk melarikan diri dari pengaruh sakit yang dialami jiwanya dan hatinya. Kondisi keterkungkungan oleh rasa sakit yang luar biasa sakitnya seakan raga tak mampu menahannya telah membuat banyak manusia tak sanggup dan mengakhiri raganya dengan bunuh diri atau melarikan diri dengan narkoba drugs.
Kemampuan drugs menerima dan memberi sensasi rasa di jiwa dan pikiran menjadi salah satu pelarian yang mudah. Tinggal menengak pil, hirup heroin atau hisap crack shabu-sabu. Mudah sekali. Orang yang melarikan diri akan berpindah posisi dari kondisi sakit jwa dan hati menjadi suasana senang ataubgembira, atau lupa samasekali.
Demi membebaskan diri dari rasa sakit jiwa hati sehingga manusia mencari pelarian pada obat-obatan, senang-senang yang membuatnya lupa akan sakit hati jiwanitu. semua sementara mengakhirinya ada pula yang memilih bunih diri. bagaimanapun raga adalahbpemangku rasa sakit hati jiwa.

Sendiri

Sendiri bukanlah sepi
Apalagi sedih
Sendiri tak lebih kondisi
Pilihan hati
Sementara
Namun abadi
Manusia

Sendiriku selalu bersamamu
Dihati dijiwa
Kau temani aku
Di fana dunia

Kau pujaanku tambatan jiwaku
Tak henti aku pergi
Selalu kau ada disitu
Beri inspirasi tak henti

Esok adalah harimu
Ingin aku bersamamu
Dengar tawamu
Walau tanpamu

Aku sendiri
Ditemani bayangmu
Kesendirianku bukanlah sepi
Apalagi duka derita
Sendiriku sementara
Hingga saatnya tiba

@22nov2014 littlewarrior

Bolehkah

Bolehkah

Bolehkah kau kutemui di antara ruang mimpi dan misi
Bolehkah kutemani saat kau tak lagi terikat janji
Bolehkah kau kusayangi lewat panji-panji puisi

Bolehkah kupelihara rindu padamu
Bolehkah kujadi temanmu
Sayang padamu
Tak terkait kerjamu
Bolehkah

 

sept 2014

Kukubur Dirimu

Hari ini kukubur dirimu
Bersama hujan, mobil, motor kemacetan malam

Hari ini kukubur dirimu
Di dalam huruf dan kata-kata
Di dalam relung ikhlas
Di dalam kungkungan ketiadaan

Hari ini kukubur dirimu
Jauh dalam lapisan rasa terendah
Di dalam sumur keputus asaan
Diselimuti hampa dan diam

Hari ini kukubur dirimu
Bersama dirimu
Semuamu
Tanpaku
Tanpa harapan
Tanpa cinta

@goodby LW

Bersamamu

Lalu aku pergi bersamamu meniti tali jemali yang memanjang menyebrang sungai keraguan. Kita mampu lampaui sungai tepat saat matahari menyusup tuk sembunyi dibalik pepohonan. Membawa kita kepada kelam bercahaya langit.

Kita duduk sejenak dibawah pohon cheri. Menarik nafas. Melap keringat. Lalu kau tuangkan aku minuman harap bercambur keriangan yang menyegarkan. Kau menatapku lalu menciumku dan kita saling meminum, hilangkan dahaga.

Kita bermalam di dalam hutan tantangan. Gemeretak suara kayu bakar kadang terdengar. Suara burung dan segala rupa serangga terngiang diantara. Malam dingin. Kau peluk aku, aku memelukmu. Kita bermimpi bersamaan.

Matahari menyapa, cahayanya membasuh wajahmu, wajahku. Kau belum terjaga. Lenganmu masih memelukku. Kupandangi saja wajahmu, kuusap alis matamu. Kau buka matamu malas. Aku tersenyum, lalu bangkit.

Kita bersiap lagi, melanjutkan perjalanan, menuju kenyataan perwujudan harapan dengan bergandengan tangan.

@Umi Lasminah 31Oktober2014

Follow

Get every new post delivered to your Inbox.

Join 859 other followers